Di kelas berisi 40 anak, yang belum paham cenderung diam saja. Kami batasi maksimal 12 siswa per kelas supaya pengajar tahu persis siapa yang tertinggal di bab mana — dan orang tua dapat laporannya tiap bulan.
Kami tampilkan apa adanya, termasuk yang belum berhasil. Tidak semua anak lolos, dan itu wajar.
Kami tidak menjanjikan pasti lolos. Yang bisa kami janjikan: anak Anda tahu persis posisinya, tahu apa yang harus dikejar, dan tidak berjuang sendirian.
Semua program bisa dicoba satu kali gratis sebelum memutuskan mendaftar.
Penguatan Matematika, Bahasa Indonesia, dan IPA. Fokus membangun kebiasaan belajar, bukan mengejar nilai semata.
Semua mata pelajaran ujian, plus persiapan masuk SMA favorit bagi kelas 9.
Pendalaman materi sesuai jurusan, sekaligus menabung dasar untuk persiapan seleksi masuk PTN.
Kelas 12 dan alumni. Latihan soal intensif, tryout berkala, dan pendampingan memilih jurusan.
Sebelum masuk kelas, anak dites untuk tahu bab mana yang sebenarnya bolong. Sering kali masalah Matematika kelas 11 akarnya ada di kelas 8.
Satu pengajar mendampingi kelas sepanjang program, jadi ia hafal kekuatan dan kelemahan tiap anak — bukan mengulang perkenalan tiap bulan.
Tiap bulan Anda menerima laporan: kehadiran, hasil latihan, bab yang sudah dikuasai, dan yang masih perlu diulang. Bukan sekadar "anaknya bagus, Bu".
Semua pengajar kami mengajar penuh waktu di sini, bukan sambilan.
9 tahun mengajar. Menangani kelas SMA dan intensif PTN.
7 tahun mengajar. Fokus pada pemahaman konsep, bukan hafalan rumus.
11 tahun mengajar. Menangani persiapan tes literasi dan bahasa.
6 tahun mengajar. Sabar menghadapi anak yang belum suka belajar.
Kuota dibatasi supaya kelas tetap kecil. Kalau penuh, kami masukkan ke daftar tunggu — bukan dipaksakan masuk.
| Program | Hari | Jam | Sisa Kuota |
|---|---|---|---|
| SD Kelas 4–6Semua mapel | Selasa & Kamis | 15.30 – 17.00 | 4 kursi |
| SMP Kelas 7–8Semua mapel | Senin, Rabu, Jumat | 16.00 – 17.30 | 6 kursi |
| SMP Kelas 9Persiapan masuk SMA | Senin, Rabu, Jumat | 18.30 – 20.00 | 2 kursi |
| SMA Kelas 10–11IPA / IPS | Selasa, Kamis, Sabtu | 16.00 – 18.00 | 5 kursi |
| Intensif PTNKelas 12 & alumni | Senin – Kamis | 18.30 – 20.30 | 3 kursi |
"Anak saya dulu bilang 'ngerti kok' tiap ditanya. Setelah dites masuk, ternyata pecahan kelas 5 saja belum kuat. Diulang dari situ, dan sekarang nilainya naik sendiri."
"Laporan bulanannya yang paling membantu. Saya jadi tahu harus mengingatkan apa di rumah, bukan cuma menyuruh belajar tanpa arah."
"Anak saya tidak lolos PTN pilihan pertama, tapi pengajarnya tetap mendampingi cari jalur lain sampai dapat. Tidak ditinggal begitu program selesai."
Anak Anda ikut satu pertemuan penuh di kelas yang sesuai. Setelah itu Anda dan anak sama-sama memutuskan, tanpa ditagih apa pun.
Tidak ada bimbel yang bisa menjamin itu, dan kami tidak akan menjanjikannya. Hasil belajar bergantung pada banyak hal — kemampuan awal, konsistensi hadir, dan kemauan anak sendiri. Yang kami jamin: anak dites untuk tahu posisinya, diajar sesuai kebutuhannya, dan perkembangannya dilaporkan apa adanya kepada Anda.
Sampaikan saja ke kami. Bisa dipindah ke kelas atau pengajar lain tanpa biaya tambahan. Kalau setelah itu tetap tidak cocok, biaya bulan berjalan tidak kami tahan — Anda bebas berhenti.
Di atas jumlah itu, pengajar tidak lagi sanggup memeriksa pekerjaan setiap anak dalam satu pertemuan. Kelas besar memang lebih murah untuk kami, tapi anak yang pendiam akan tenggelam — dan justru anak seperti itu yang paling butuh bimbel.
Ada kelas pengganti yang bisa diikuti di jadwal lain pada minggu yang sama. Materinya tetap kami kirimkan, dan pengajar akan mengecek pemahamannya di pertemuan berikutnya.
Ada biaya pendaftaran satu kali di awal, yang sudah termasuk modul dan tes penempatan. Besarannya kami sampaikan saat konsultasi, dan tidak ada biaya lain di luar itu selain iuran bulanan.
Bisa, dengan biaya berbeda dari kelas reguler. Kami sarankan mencoba kelas reguler dulu — sebagian anak justru lebih terpacu belajar bersama teman sebaya daripada sendirian.
Biarkan anak Anda yang menilai sendiri. Kalau setelah mencoba ia merasa tidak cocok, itu jawaban yang jujur dan tidak apa-apa.